Peran Vital Sistem Drainase dalam Bangunan

19 Jun, 2023

Sistem drainase memiliki peran vital dalam hal pengairan, sehingga air yang berlebih bisa dialirkan ke tempat lain yang bisa menampungnya. Dengan drainase, air tersebut dapat dialirkan ke sungai, laut, danau, maupun tempat pembuangan lainnya.

Selain itu, drainase juga memiliki berbagai peran penting lainnya. Peran tersebut berguna untuk masyarakat maupun bagi lingkungan sekitarnya.

Peran Vital Sistem Drainase

Ternyata, ada berbagai peran penting dari adanya drainase ini. Berikut adalah penjelasan berbagai peran vital drainase, sehingga penting bagi kita untuk menjaga dan merawatnya.

  • Mencegah Terjadinya Bencana

Peran penting dan paling vital dari drainase adalah untuk mencegah terjadinya berbagai jenis bencana yang berhubungan dengan air.

Dengan drainase yang baik, maka aliran air bisa diatur dengan baik pula, terutama pada musim penghujan. Hal ini bisa mencegah terjadinya banjir dan erosi, serta penumpukan genangan air yang tidak terkontrol.

  • Meminimalisir Kerusakan pada Struktur Tanah

Drainase yang baik dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya kerusakan struktur tanah. Tanah dapat terganggu strukturnya karena berbagai hal, terlebih jika banyak dilakukan pembangunan.

  • Menjaga Tata Guna Wilayah

Peran berikutnya adalah untuk menjaga tata guna wilayah, sehingga berbagai hal bisa berfungsi secara optimal dan stabil.

Sebelumnya, telah dibahas tentang peran drainase untuk menjaga struktur tanah. Peran ini sangat berhubungan dengan tata guna wilayah.

  • Memperpanjang Usia Sarana dan Prasarana

Berbagai sarana dan prasarana, seringkali mengalami kerusakan karena pengairan yang kurang baik. Oleh sebab itu, penting untuk membuat drainase yang optimal, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kerusakan tersebut.

Hal ini menjadi lebih penting untuk kawasan pemukiman atau kawasan padat penduduk, karena pasti membutuhkan berbagai jenis fasilitas.

  • Menjaga Kesehatan dan Mencegah Penyakit

Sistem pengairan yang kurang baik dapat menjadi sumber penyakit bagi masyarakat Sebagai contoh, penyakit demam berdarah dan malaria yang bisa timbul karena adanya genangan air.

Selain penyakit yang disebabkan nyamuk, berbagai penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan juga bisa timbul karena sanitasi yang kurang baik.

Dengan sistem drainase yang difungsikan secara optimal, bisa meminimalisir penyebaran penyakit tersebut, karena aliran air menjadi lancar.

  • Menjaga Kualitas Lingkungan

Kualitas air pastinya bisa lebih terjaga dengan adanya drainase. Namun tidak hanya itu, drainase juga bisa menjaga kualitas tanah serta udara.

Peran drainase memang tidak hanya untuk kebutuhan manusia, melainkan juga untuk menjaga kualitas lingkungan di sekitar.

  • Sebagai Konservasi Sumber Daya Air

Peran penting lainnya adalah untuk menjadi salah satu metode konservasi bagi sumber daya air. Sumber daya air bisa lebih terjaga dan dimanfaatkan dengan baik serta terstruktur dengan adanya pengelolaan drainase.

Komponen Sistem Drainase

Di lingkungan pedesaan, drainase dapat terbentuk dengan berbagai bantuan dari alam, bahkan bisa terbentuk secara alami. Siklus hidrologi di daerah pedesaan dapat berjalan dengan sendirinya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Namun, untuk daerah perkotaan, dibutuhkan berbagai pembangunan untuk bisa membuat sistem pengaliran air yang baik dan optimal. Diperlukan berbagai penyesuaian, tergantung dari tata kelola lahannya.

Berbagai komponen perlu juga dibentuk dan disesuaikan dengan kondisi, bisa jadi dengan memakai sistem yang sangat kompleks. Secara umum, berikut adalah komponen yang digunakan untuk sistem drainase.

  • Daerah Aliran Sungai atau DAS

Komponen penting yang perlu ada dalam drainase adalah daerah aliran sungai atau DAS. Kawasan ini memiliki peran untuk menerima air, untuk selanjutnya disimpan dan dialirkan melalui sungai

  • Rangkaian Saluran Air

Saluran air ini berfungsi untuk mengalirkan air hujan ke pembuangan akhir. Saluran air ini terdiri dari rangkaian di permukaan serta rangkaian di bawah tanah.

  • Pembuangan Akhir

Pembuangan akhir di sini bisa berupa sungai, laut, rawa, danau, dan sebagainya sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya.

  • Fasilitas Drainase

Selain hal-hal di atas, perlu dilengkapi juga dengan berbagai fasilitas seperti pintu air, pompa, kolam retensi, serta berbagai fasilitas drainase di permukaan jalan.

Fasilitas ini akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekitar, sehingga bisa menciptakan sistem yang baik untuk pengaliran air.

Masalah dari Sistem Drainase serta Solusinya

Drainase adalah sistem yang penting untuk menjaga aliran air sehingga tidak berdampak negatif ke manusia dan lingkungan sekitarnya.

Namun, setelah drainase dibangun, bisa saja terjadi berbagai masalah. Inilah berbagai masalah yang bisa terjadi terkait sistem dari drainase.

  • Masalah di Tanahnya

Masalah pertama yang bisa terjadi adalah mungkin saja terjadi tanah ambles dan sejenisnya. Biasanya, hal ini bisa terjadi karena terjadi pengambilan air tanah dengan cara yang berlebihan.

Sangat penting untuk menjaga kondisi dan struktur tanah. Oleh sebab itu, pengambilan air tanah serta berbagai pemanfaatan tanah lainnya, perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dengan baik.

  • Pengolahan Sampah yang Kurang Baik

Selanjutnya, bisa saja terjadi masalah di pengelolaan sampahnya. Sebagai contoh, masih ada saja masyarakat yang membuang sampah sembarangan di selokan dan sejenisnya.

Pengelolaan sampah yang kurang baik atau tidak perhatikan bisa membuat pendangkalan drainase. Saluran drainase juga bisa menjadi semakin sempit, baik saluran yang muncul secara alami ataupun saluran hasil buatan manusia.

Apabila drainase menjadi semakin dangkal atau sempit, maka bisa menimbulkan berbagai dampak. Dampak tersebut bisa dirasakan secara langsung maupun dalam jangka waktu yang panjang.

Ketika terjadi hujan yang deras, mungkin saja drainase tidak lagi sanggup menampungnya. Dampaknya, bisa terjadi bencana banjir atau bencana serupa.

Permasalahan sampah ini penting untuk dicari solusinya, tergantung dari situasi di lingkungan tersebut. Menerapkan sanksi bisa menjadi salah satu solusi untuk dipertimbangkan.

  • Kesadaran Masyarakat Masih Kurang

Masih terkait dengan permasalahan sebelumnya, berbagai masalah memang bisa timbul karena kurangnya kesadaran dari masyarakat.

Pengelolaan limbah rumah tangga perlu dilakukan dengan baik, namun kesadaran ini masih kurang dimiliki oleh banyak orang. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama, sehingga drainase tetap terjaga dengan baik.

Jika memang kesadaran masyarakat masih kurang, maka ada baiknya memberikan berbagai edukasi terkait hal ini.

  • Kurangnya Koordinasi

Masalah drainase bisa juga terjadi karena kurang baiknya koordinasi terkait sistemnya.  Sebagai contoh, bisa saja ada saluran penampang air basah yang dipotong.

Ketika melakukan pembangunan drainase, sangat penting untuk melakukan berbagai koordinasi dan memastikan sistem dapat berjalan dengan baik nantinya.

Koordinasi juga perlu dilakukan untuk berbagai perawatan ke depannya, sehingga tidak muncul masalah-masalah sebenarnya bisa dicegah.

  • Peningkatan Populasi

Banyak masalah yang mungkin saja timbul karena adanya peningkatan populasi, termasuk berbagai masalah di atas. Adanya pembangunan yang berlebihan tanpa memikirkan aspek lingkungan juga bisa menjadi masalah untuk drainase.

Sebaiknya, jika memang terjadi peningkatan populasi di wilayah tersebut, aspek-aspek vital terkait lingkungan perlu diperhatikan dengan betul.

Sebagai contoh, untuk masalah pembangunan, perlu diperhatikan dan jangan sampai merusak lingkungan sekitarnya. Tanah di sekitar sistem dari drainase pun perlu diperhatikan saat pembangunan, jangan sampai membuat tanahnya ambles.

Itulah berbagai penjelasan terkait drainase, mulai dari fungsi, komponen, hingga permasalahan serta solusinya.

Karena sistem drainase memiliki berbagai peran vital, maka perlu diperhatikan dan dijaga dengan baik. Dengan begitu, sistem pengaliran akan lancar, masyarakat juga bisa terhindar dari berbagai penyakit serta bencana.

Muat Lebih Banyak
Artikel Lainnya
...
Tips & Trik
Mar 12, 2026
Bagaimana Atap Kandang Ayam Mempengaruhi Suhu dan Produktivitas?

Atap kandang ayam mempengaruhi suhu karena material dan desainnya menentukan seberapa besar radiasi panas masuk ke dalam kandang.


Baca Selengkapnya arrow_right_alt
...
Tips & Trik
Feb 23, 2026
Apa Jenis Atap Terbaik untuk Kandang Ayam? Ini Perbandingan Lengkapnya

Atap fiber semen menjadi pilihan paling stabil untuk kandang ayam di iklim tropis karena memiliki konduktivitas panas lebih rendah dibanding atap metal dan lebih tahan lembap dibanding atap semen konvensional


Baca Selengkapnya arrow_right_alt
...
Tips & Trik
Mar 17, 2025
3 Jenis Atap Rumah Terkuat yang Paling Diminati

3 Jenis Atap Rumah Terkuat yang Paling Diminati


Baca Selengkapnya arrow_right_alt
...
Tips & Trik
Feb 20, 2025
Kenali Ciri Atap Fiber Yang Kuat Untuk Rumah

Kenali Ciri Atap Fiber Yang Kuat Untuk Rumah


Baca Selengkapnya arrow_right_alt
...
Tips & Trik
Apr 19, 2024
Jenis-Jenis Plafon Rumah yang Wajib Anda Tahu!

Sebelum membeli, kenali dulu setiap jenis plafon rumah agar tidak salah pilih! Berikut penjelasan selengkapnya.


Baca Selengkapnya arrow_right_alt
...
Tips & Trik
Apr 15, 2024
Manfaat dari Plafon Rumah

Apa manfaat plafon rumah? Selain untuk estetika, plafon juga memiliki fungsi lain. Berikut fungsi plafon selengkapnya!


Baca Selengkapnya arrow_right_alt
Video

Atap Kuat dan Kokoh Cocok Untuk Segala Jenis Bangunan

Terhubung Dengan Kami

Lengkapi formulir dibawah ini dan dukungan pelanggan kami akan segera menghubungi Anda.

+62
Alamat
Head Office
JL. Suryopranoto No. 28
Jakarta 10130 Indonesia.
Telp. (6221) 6321818
Fax : (6221) 632 5649
close
Kalkulator Hubungi Kami Project Whatsapp