Ketahui Bentuk Rangka Atap dan Karakteristiknya
Rangka atap yang kokoh memungkinkan struktur atap rumah bisa dibangun dengan benar. Bentuk rangka atap yang masyarakat umum ketahui memiliki bentuk segitiga. Tapi sebenarnya rangka atap terdiri dari beberapa jenis dan bentuk.
Meskipun bentuk dasar rangka atap memang segitiga, namun terdapat beberapa detail yang membedakan setiap jenis rangka atap. Bentuk rangka pada atap ini akan mempengaruhi tampilan eksterior bangunan.
Macam-macam Bentuk Rangka Atap
Ketika membuat rumah atau bangunan tertentu, pada bagian atap akan dibangun dulu rangka yang kokoh dan kuat. Supaya atap bisa terpasang dengan sempurna. Penting untuk memastikan genting dan rangka atap dibangun dengan kuat agar tidak mudah roboh.
Material penyusun rangka atap umumnya menggunakan kayu. Rumah tradisional zaman dulu lebih sering menggunakan bambu. Sedangkan di masa sekarang semakin banyak orang yang memilih baja ringan untuk rangka atap. Kemudian ada pula yang menggunakan beton atau baja.
Selain menjaga struktur bangunan, atap juga merupakan bagian eksterior yang mempercantik tampilan rumah. Struktur rangka atap menentukan bagaimana bentuk atap rumah.
Anda dapat membagun bentuk atap yang berbeda untuk menyesuaikan dengan konsep desain rumah. Berikut ini berbagai macam bentuk rangka atap yang bisa Anda pilih:
1. King Post Truss
Truss sebenarnya merujuk pada rangka dengan bentuk segitiga atau melengkung yang sering digunakan pada rangka atap rumah. Sedangkan yang dimaksud King Post Truss adalah bentuk rangka dengan satu tiang vertikal di bagian tengah.
Tiang tersebut berguna untuk menyerap tekanan dan menopang balok di bawah, dari tekanan rangka yang ada di atasnya. Rangka atap ini bisa dipakai untuk rumah berukuran kecil dengan bentangan hingga 8 meter.
2. Queen Post Truss
Perbedaan antara Queen Post dan King Post ada pada rangka penopang vertical. Seperti yang disebutkan sebelumnya rangka King Post menggunakan satu tiang di bagian tengah rangka atap.
Sedangkan pada Queen Post menggunakan dua tiang vertikal. Karena dinilai lebih kokoh rangka atap Queen Post bisa dipakai untuk pembangunan atap banguan dengan rentang 10 meter.
Meskipun desainnya sederhana rangka ini dapat digunakan pada berbagai jenis bangunan
3. Pratt Truss
Rangka atap dengan bentuk Prat Truss mengadaptasi bentuk rangka yang sudah digunakan selama dua abad terakhir. Rangka ini terdiri dari tiang vertikal dan diagonal. Tiang vertikal mendapatkan tekanan sedangkan tiang diagonal mendapatkan tegangan.
Dengan rangka atap ini Anda bisa menghemat biaya untuk pembuatan struktur karena desainnya yang sederhana. Rangka atap Pratt Truss bisa digunakan untuk membuat bangunan dengan rentang 6-10 m.
4. Howe Truss
Bentuk rangka atap ini sebenarnya masih mirip dengan model Pratt Truss. Hal yang membedakan adalah bagaimana peranan tiangnya. Tiang vertikal mengalami tegangan sedangkan tiang diagonal mengalami tekanan.
Bila membandingkan gambar dari kedua model rangka atap ini Anda akan menyadari bahwa Howe Truss memiliki pola yang terbalik. Rentang dari struktur atap Howe truss cukup lebar mulai dari 6m sampai 30 m.
5. Fink Truss
Rangka atap fink truss memiliki ciri khas tiang yang membentuk huruf V. Pola V ini dibuat berulang, semakin ke pinggir tiang bentuk v akan semakin kecil.
Karena batang dipasang diagonal jenis rangka ini sangat efisien untuk mentransmisikan beban ke penyangga.
6. Gambrel Truss
Bentuk rangka atap gambrel akan membuat atap rumah memiliki dua area atap dengan kemiringan yang berbeda. Dari titik tengah atap dibuat dengan kemiringan yang cukup, tapi dari bagian tengah ke bawah, atap dibuat dengan sangat curam.
Karena bentuknya ini, membuat bangunan memiliki ruangan berongga di bagian tengah. Ruangan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan atau loteng.
Itu dia sebagian dari jenis rangka atap dengan bentuk yang berbeda-beda. Anda dapat memilih rangka atap apa yang cocok untuk hunian Anda. Dengan memperimbangkan aspek alam, kondisi geografis, dan desain rumah yang diinginkan.
Jenis Material untuk Rangka Atap
Selain mempertimbangkan bentuk dan model rangka atap, Anda juga perlu memutuskan akan menggunakan rangka atap yang terbuat dari material apa. Jika dilihat dari material atau bahan untuk membuat rangka, maka rangka atap terdiri dari :
Rangka Atap dari Kayu
Rangka atap berbahan kayu merupakan jenis rangka atap yang paling sering digunakan, bahkan sampai sekarang. Alasannya karena kayu mudah dibentuk, anda dapat membangun bentuk rangka atap model apapun dengan kayu.
Namun semakin ke sini kayu dengan kualitas tinggi semakin sulit didapat. Menyebabkan harga kayu lebih mahal. Selain itu proses perawatannya tidak mudah. Kayu rentan rusak atau lapuk karena lembab, berjamur, dan dimakan rayap.
Rangka Atap dari Beton Bertulang
Karena rangka atap kayu mudah rusak dimakan usia, Anda bisa beralih menggunakan rangka yang terbuat dari beton bertulang. Jenis rangka ini dibuat dari campuran semen, pasir, batuan split, lalu tuang ke cetakan dengan tambahan tulang baja.
Membuat rangka atap ini sangat kuat. Tapi di sisi lain sifatnya yang kokoh membuat rangka beton sangat berat. Sehingga dibutuhkan pondasi yang juga kuat menahan beban rangka atap. Selain itu pengerjaan atap akan jauh lebih rumit.
Rangka Atap dari Baja
Pilihan alternatif lain, anda bisa menggunakan rangka atap baja. Strukturnya sangat kuat sehingga cocok untuk dipakai pada bangunan dengan bentuk melebar.
Namun kekurangan dari rangka atap baja adalah mudah berkarat. Anda perlu melapisi rangka atap baja dengan bahan anti karat.
Rangka Atap dari Baja Ringan
Sama-sama terbuat dari baja, namun rangka atap yang satu ini jauh lebih ringan. Karena rangka atap baja ringan terbuat dari material baja, zinc, dan aluminium. Sehingga rangka tidak akan mudah berkarat dan tahan akan api.
Baja ringan juga dapat dipakai sebagai rangka untuk memasang berbagai jenis atap dengan mudah, Seperti atap multiroof, spandek, bitumen, dan atap fiber semen. Kekurangan dari baja ringan adalah rangkanya sulit untuk dibentuk, karena sudah paten.
Dengan mengetahui bentuk rangka atap dan pilihan materialnya, Anda bisa menemukan jenis atap yang sesuai untuk mewujudkan rumah impian. Anda dapat mengeksplorasi berbagai konsep desain dan tampilan eksterior rumah.
Karena atap sendiri merupakan bagian penting dalam eksterior rumah. Atap mampu memberikan tampilan menarik dan kokoh pada rumah Anda. Bagi Anda yang menginginkan rumah dengan konsep minimalis Anda dapat menggunakan atap fiber semen. Pemasangannya atap fiber semen sangat mudah, minim perawatan, anti bocor dan tahan lama.
Selain itu, atap dengan bahan fiber semen akan membuat bagian dalam rumah terasa lebih sejuk. Itu karena atap fiber semen memiliki daya serap yang tinggi terhadap sinar matahari.
Anda dapat menggunakan atap dari Djabesmen, yang telah memproduksi atap fiber semen sejak tahun 1971. Semua produk Djabesmen sudah diakui kualitasnya dan bermutu SNI.
Dapatkan informasi terbaru dari Djabesmen melalui akun media sosial kami di Instagram, Facebook , Youtube dan Tiktok . Bagi Anda yang ingin bertanya lebih jauh mengenai atap fiber semen Anda dapat menghubungi Djabesmen di https://linktr.ee/contactdjabesmen/.
Djabesmen Regains Top Brand No.1 Award for the Tenth Time
Djabesmen Won Top Brand Award
Read Post arrow_right_alt
Tips for Creating a Rooftop Garden
Planning to create a rooftop garden? Discover these valuable tips to elevate its charm and allure!
Read Post arrow_right_alt
Roof Repair Solutions for Urgent Situations
Here are some tips and emergency roof repair techniques that you can implement in critical conditions.
Read Post arrow_right_alt
Here are the Reasons Why Roofs Are Made with Corrugations
Why are roofs made with corrugations? Learn about its rationale and various benefits!
Read Post arrow_right_alt